Subscribe:

Senin, 23 Mei 2016

Tips Memilih Kain Untuk Gamis Syar’i


Kain Gamis Syari
Kain merupakan produk dasar sebagai material pembuat busana muslimah seperti gamis, jilbab, cadar ataupun selainnya. Ketika seorang akan membuat sebuah produk busana khususnya gamis yang syar’i tentu selain memilih model yang pas, yang penting perlu diperhatikan juga adalah memilih jenis kain yang cocok. Sehingga ketika setelah manjadi sebuah produk gamis, saat dipakai tidak ada unsur yang melenceng dari syariat, baik karena tabarruj, terlihatnya lekuk tubuh atau selainnya.  

Bagi anda yang ingin membuat sebuah produk gamis untuk muslimah yang syar’i, maka berikut ini kami berikan beberapa tips untuk memilih kain sebagai dasar material pembuatnya,

Kain tidak terlalu jatuh

Tips pertama dalam memilih kain untuk dijadikan gamis adalah dengan memilih jenis kain yang tidak terlalu jatuh. Mengapa kita harus memilih kain yang tidak terlalu jatuh? Alasannya karena ketika kita memilih kain yang terlalu jatuh, maka ketika dipakai menjadi produk gamis akan mencetak bentuk tubuh. Sehingga walaupun mungkin kita buat gamisnya longgar namun karena kainnya terlalu jatuh, akan tetap kurang syar’i karena tetap terlihat bentuk tubuh pemakainya.

Kain tidak lengket di badan

Ada sebagian kain yang memiliki sifat lengket dibadan, diantaranya seperti kain dari jenis kaos atau kain-kain yang memiliki sifat melar. Biasanya kain yang seperti ini ketika dijadikan produk gamis akan melekat ditubuh yang akibatnya lekukan tubuh dari atas sampai bawah tercetak jelas. Atau minimal ketika duduk, ketika bergerak bentuk lekukan tubuh muslimah yang memakainya terlihat.

Kain tidak transparan

Tips yang penting berikutnya adalah, dengan memilih jenis kain yang tidak transparan. Dan kain yang tidak transparan ini tidak selalu harus tebal. Contohnya seperti kain wolfis. Kain ini tidak terlalu tebal namun sudah tidak transparan ketika dipakai sebagai gamis. Walaupun lebih baik lagi ketika kain itu tebal, maka tentu ia akan lebih tidak transparan lagi.

Warna tidak terlalu cerah / ngejreng

Dengan memilih warna kain yang tidak terlalu cerah minimal akan terhindar dari dua hal. Pertama terhindar dari produk gamis yang transparan, karena untuk warna – warna cerah biasanya kain itu lebih terkesan transparan dibanding kain yang lebih gelap. Yang kedua lebih aman dari tabarruj, dan juga lebih aman dari tampil mencolok di hadapan pria non mahrom.

Kain tidak tipis

Diantara tips memilih kain untuk membuat gamis syar’i adalah kainnya tidak tipis. Dengan kain yang tidak tipis / tidak terlalu tipis ini minimal ketika nantinya jadi menjadi produk gamis tidak transparan, tidak terlihat warna dan bentuk busana dalam, dan tentunya akan lebih aman dari terlihatnya bentuk dan warna tubuh.

Selain tips-tips diatas yang merupakan tips memilih gamis syar’i dengan fokus pada syarat  minimal syar’i, maka tentunya ada juga tips-tips lainnya dari segi kenyamanan berbusa yang insyaa Allah akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya, insyaa Allah.

Akun FB RUMAH BELANJA WHYLUTH 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar