Subscribe:

Jumat, 13 April 2018

Siapakah Orang Yang Berakal ?

Siapakah orang yang berkal ? Mungkin jawaban masing masing kita akan berbeda. Mungkin ada sebagian yang akan menjawab orang yang berakal adalah orang yang dalam hidupnya selalu mendapatkan prestasi. Mungkin juga orang yang berakal adalah seseorang yang mengeyam pendidikan hingga pendidikan paling tinggi. Atau mungkin juga yang di katakan orang yang berakal adalah orang yang mendapatkan kedudukan tinggi di dunia.

Mungkin juga ada sebagian yang berpendapat orang yang cerdas adalah orang yang mengetahui mana yang halal dan mana yang haram. Mana yang di baik dan mana yang buruk. Mana yang bermanfaat, mana yang tidak bermanfaat. Mana yang mengandung mudhorot, mana yang mengandung maslahat. 

Namun bagaimana pendapat ulama tentang siapakah orang yang berakal, orang yang cerdas itu ? Ternyata bukanlah seseorang dikatakan berakal, cerdas itu semata mata karena kesuksesan dunia yang ia raih, atau sekedar bisa membedakan antara dua hal yang jelas, antara kebaikan dan keburukan. Namun orang yang berakal, orang yang cerdas kata Syaikul Islam Ibnu Taimiyah ternyata orang yang mampu membedakan mana yang terbaik diantara yang baik baik, dan mana yang paling buruk diantara yang buruk buruk. 

Orang Yang Berakal
Orang Yang Berakal
Dalam bahasa kita mungkin biasa kita sebut sebagai skala prioritas. Dimana setiap kita dalam kehidupan dimanapun, baik di rumah, di kantor, ketika bersama rekan, dan selainnya, selalu berada dalam kondisi kondisi yang sulit. dan kita harus memilih dan memilah mana prioritas yang paling utama untuk kita dahulukan. 

Dan siapa yang bisa bertindak sebagai mana yang telah diungkapkan Syaikhul Islam ibnu Taimiyah tersebut, make benarnya dia termasuk dalam golongan orang orang yang berakal cerdas. Ia selalu memiliki skala prioritas dalam dirinya ketika akan betindak. Tidak sembrono, dan asal sehingga terkadang meluputkan hal yang paling penting sehingga melakukan yang kurang penting. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar