• Pendaftaran Group WA RBM Quotes

    Saat ini Rumah Belanja Muslim membuka Group WhatsApps (WA) khusus akhwat. Group ini kami beri nama “RBM Quotes”. Gabung di group inu GRATIS, siapa saja boleh gabung asal muslimah dan siap menjaga adab dan mematuhi peraturan Group.

  • Kain Shakila

    Pernah dengar kain shakila ? Atau pernah liat kain shakila ? Apakah jenis kain shakila ini adem dan bagus ? Yuk kita sedikit ulas kain shakila yang sekarang lagi banyak diminati ini.

  • Untuk Apa Medsos Kita

    Untuk apa sosmed kita ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tepat yang dapat kita tujukan kepada diri kita masing - masing....

  • Mengapa Anak Berbusana Syar'i Sejak Dini ?

    Melihat anak - anak yang belum baligh memakai busana syar'i bahkan ada yang di pakaikan cadar oleh orang tuanya. Mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya - tanya. Emang harus ya anak - anak di kasih baju seperti itu ?

  • Jangan Malu Memakai Sirwal Laa Isbal

    Kalimat ini mungkin cocok untuk kita sampaikan kepada saudara - saudara kita yang ingin berhijrah mengenakan pakaian yang Islami, namun masih sungkan dan malu - malu memakainya.

Tampilkan postingan dengan label mempersiapkan masa depan anak. Tampilkan semua postingan

Apa Yang Anda Siapkan Untuk Masa Depan Anak Anda ??

0 komentar
Masa Depan Anak
Masa Depan Anak
Dalam mempersiapkan masa depan anak, berbagai macam upaya di lakukan orang tua. Dari mulai dari memperhatikan pendidikannya, merencanakan pekerjaan nya, merencanakan hibah / warisan yang kelak akan di turunkan kepada anak, memperhatikan rumah tinggalnya, kendaraannya, sampai pada mengikuti berbagai macam asuransi jaminan sosial, ekonomi, pendidikan dan sejenisnya. 

Berapa banyak orang tua di hari ini yang sangat mengkhawatirkan masa depan anak anak nya. Bagaimana kelak ia ketika dewasa. Bagaimana rezekinya, bagaimana tempat tinggal, kendaraan, makannya, dan sejenisnya. 

Kebanyakan yang kita temui dari kekhawatiran-kekhawatiran orang tua ini pada umumnya adalah kekhawatiran yang bersifat duniawi. Bahkan cukup jarang orang tua yang kita temui yang mereka mengkhawatirkan keadaan masa depan anak mereka dari sisi akhirat. 

Sehingga tidak heran kita dapati kebanyakan dari kita yang ketika dewasannya kurang memahami Agamanya. Banyak pemuda muslim, banyak kaum muslim di sekitar kita, yang ternyata mereka kurang perhatian terhadap Agamanya. Baik dari sisi Ilmu, Ibadah, Muamalah dan selainnya. 

Ada sebuah kisah menarik yang di sebutkan dalam sebuah buku. Kisah ini adalah sebuah kisah yang di nasehatkan oleh seorang Ulama yang bernama Muqatil bin Sulaiman dengan Khalifah Al Manshur. 

Kisah ini dapat memotivasi kita untuk lebih semangat lagi memperhatikan sisi agama, ketaqwaan anak-anak kita sebagai bekal untuk nya di masa depan. 

Sebagaimana ketaqwaan kepada Allah ini merupakan sebaik baik bekal. Sebagaimana yang telah di sebutkan dalam sebuah ayat di dalam al-Quran. 

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Pelajaran Dalam Mempersiapkan Masa Depan Anak

Pada saat hari pembaiatan khalifah Al Mansur rahimahullah, masuklah “Muqatil bin Sulaiman” rahimahullah.

Kemudian sang khalifah pun berkata kepadanya:”Berilah saya nasehat wahai Muqatil..”

Beliaupun menjawab: “Saya beri nasehat dengan yang pernah saya lihat ataukah yang saya dengar..?”

Khalifah: “Dengan yang engkau lihat..”

Muqatil: “Wahai amirul mukminin. Umar bin Abdil aziz (khalifah yg terdahulu) memiliki 11 orang anak. Beliau meninggalkan warisan hanya 18 dinar, 5 dinar untuk membeli kafan dan 4 dinar untuk membeli pekuburan beliau, sisanya 9 dinar dibagikan kepada 11 anaknya.

Dan Hisyam bin Abdul Malik (khalifah setelahnya) punya 11 orang anak juga, dan jatah warisan tiap anaknya 1 juta dinar.

Demi Allah wahai Amirul Mukminin.

Sungguh saya telah menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri disuatu hari salah seorang anak Umar bin Abdul Azis bersedekah 100 kuda perang untuk jihad fii sabilillah, dan salah seorang anak Hisyam bin Abdul Malik, sedang mengemis didalam pasar.

Beliau melanjutkan nasehatnya, Orang-orang pernah bertanya kepada umar bin abdul azis (sebelum wafatnya): “Apa yang kamu tinggalkan untuk anak-anakmu?!” (Karena Umar terkenal dengan sedekahnya yg luar biasa)

Maka beliau (Umar bin Abdul Azis) pun menjawab:

“Saya meninggalkan untuk mereka ketakwaan kepada Allah, Jika mereka adalah orang-orang yang sholeh, maka sesungguhnya Allah adalah wali (pelindung) bagi orang-orang yang sholeh.

Jika mereka bukan orang yang sholeh, maka tidak akan saya tinggalkan sedikitpun yang membantu mereka bermaksiat kepada Allah.”

Renungkanlah..!!

Berapa banyak orang yang sibuk, bekerja keras, bersusah payah didunia ini hanya demi menjamin kehidupan anaknya dimasa depan.

Mereka mengira, dengan uang atau harta yang ada setelah kematiannya adalah jaminan kehidupan bagi anak keturunannya.

Namun mereka lupa akan jaminan yang agung dan hakiki yg telah dijanjikan sang pencipta dalam kitab Nya..

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan keturunan yang lemah sepeninggal mereka, MAKA, Bertakwalah kepada Allah dan berkatalah dengan perkataan yang benar.”

Kisah ini Ditulis oleh Ustadz Abu Shaleh Fauzan via UstadzAris.com dari KisahIslam.Net

Admin 

Read More »