• Pendaftaran Group WA RBM Quotes

    Saat ini Rumah Belanja Muslim membuka Group WhatsApps (WA) khusus akhwat. Group ini kami beri nama “RBM Quotes”. Gabung di group inu GRATIS, siapa saja boleh gabung asal muslimah dan siap menjaga adab dan mematuhi peraturan Group.

  • Kain Shakila

    Pernah dengar kain shakila ? Atau pernah liat kain shakila ? Apakah jenis kain shakila ini adem dan bagus ? Yuk kita sedikit ulas kain shakila yang sekarang lagi banyak diminati ini.

  • Untuk Apa Medsos Kita

    Untuk apa sosmed kita ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tepat yang dapat kita tujukan kepada diri kita masing - masing....

  • Mengapa Anak Berbusana Syar'i Sejak Dini ?

    Melihat anak - anak yang belum baligh memakai busana syar'i bahkan ada yang di pakaikan cadar oleh orang tuanya. Mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya - tanya. Emang harus ya anak - anak di kasih baju seperti itu ?

  • Jangan Malu Memakai Sirwal Laa Isbal

    Kalimat ini mungkin cocok untuk kita sampaikan kepada saudara - saudara kita yang ingin berhijrah mengenakan pakaian yang Islami, namun masih sungkan dan malu - malu memakainya.

Tampilkan postingan dengan label Rukun Kalimat Tauhid. Tampilkan semua postingan

Menjaga Kalimat Tauhid Yang Sebenarnya

0 komentar
Seperti pada postingan sebelumnya di sebutkan ada sekelompok orang yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid dengan tujuan untuk menjaga kalimat tauhid. Dari kalimatnya sudah terasa janggal. Apalagi dari perilaku orang yang melakukannya. Jauh dari unsur yang dikatakan menjaga dan menghormati kalimat tauhid. 

Jika benar kita ingin mengagungkan dan menjaga kalimat tauhid, maka hendaknya kita perhatikan apa yang di inginkan dalam kalimat tauhid itu sendiri. Apa makna kalimat tauhid, apa rukun rukun dan syarat syarat serta konsekwensinya. 

Jangan sampai kita berteriak sana sini, mengatakan membela kalimat tauhid, sementara kita tidak mengetahui apa yang di harapkan dari kalimat tauhid itu sendiri. 

Maka dalam kesempatan ini, kami ingin sedikit menyampaikan ringkasan mengenal apa makna kalimat tauhid, syarat syarat dan rukun kalimat tauhid tersebut. 

Makna Kalimat Tauhid Laa Ilaha Ilallah

Makna Kalimat Tauhid Laa Ilaha Ilallah
Makna Kalimat Tauhid Laa Ilaha Illallah
Makna kalimat tauhid laa ilaha illallah secara singkat dapat di artikan tidak ada sesembahan yang benar yang berhak di ibadahi, yang berhak di sembah kecuali hanya Allah saja. Konsekwensinya berarti semua sesmbahan yang di sembah selain Allah ta'ala adalah bathil. 

Menyembah / beribadah kepada malikat, nabi, jin, matahari, bintang, bulan, kuburan, berhala adalah perkara yang batil yang bertentangan dengan Tauhid. 

Maka bagi siapa yang ingin mengimplementasikan tauhid dalam dirinya, menjaga tauhid, mengagungkan tauhid hendaknya setiap kita memurnikan ibadah hanya kepada Allah, mengkufuri semua sesembahan selain Allah dalam bentuk apapun bahkan kepada malaikat yang mulai sekalipun.

Rukun Kalimat Tauhid Laa Ilaha Illallah

Rukun Kalimat Tauhid
Rukun Kalimat Tauhid

Setelah mengetahui secara singkat makna kalimat tauhid laa ilaha illallah, maka selanjutnya adalah tentang rukun kalimat tauhid. 

Bahwasannya kalimat tauhid laa ilaha illallah memiliki dua rukun yang harus terpenuhi. Apa dua rukun tersebut ? 

Rukun yang pertama yaitu An Nafyu (peniadaan). Apa maksut peniadaan ? Siapa yang di tiadakan ? 

Maksut peniadaan yaitu meniadakan seluruh sesembahan selain Allah ta'ala dan kufur terhadap sesembahan selain Allah ta'ala. 

Rukun yang kedua, yaiti Al Itsbat (penetapan). Apa maksut penetapan ? 

Maksut penetapan yaitu menetapkan bahwasannnya hanya Allah saja lah yang berhak untuk di sembah, di ibadahi dan menetapkan peribadahan hanya di tujuan kepada Allah saja.

Lalu apa itu ibadah ? Sebagaimana yang di sebutkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah di dalam kitab al Ubudiyah bahwasannya yang di maksut dengan Ibadah adalah sebuah nama yang mencakup semua yang di cintai Allah ta'ala dan di ridhoi-Nya, berupa ucapan maupun perbuatan, lahir maupun batin. 

Maka semua yang di syariatkan oleh Allah ta'ala adalah perkara yang di cintai dan di ridhoi-Nya. Dan ini masuk dalam makna ibadah itu sendiri. Maka jika sebuah perkara termasuk dalam ibadah, tidak boleh bagi seorang muslim untuk menyerahkan ibadah kepada selain Allah. Wajib baginya mentapkan peribadahan hanya kepada Allah. 

Seperti takur, harap, tawakkal dan selainnya termasuk dalam perkara ibadah yang di sebutkan di dalam syariat. Maka hal ini wajib kita murnikan hanya kepada Allah.

Syarat Kalimat Tauhid Laa Ilaha Illallah

Sedangkan untuk syarat kalimat tauhid laa ilaha illallah ada 7 syarat. Diantara syarat tersebut, insyaa Allah di lanjutkan pada kesempatan postingan berikutnya. 

Jadi jangan lupa buat terus pantengan blog kami untuk update tulisan - tulisan lainnya. 

Abu Mumtazah 
www.RumahBelanjaMuslim.Blogpot.Com

Read More »