• Pendaftaran Group WA RBM Quotes

    Saat ini Rumah Belanja Muslim membuka Group WhatsApps (WA) khusus akhwat. Group ini kami beri nama “RBM Quotes”. Gabung di group inu GRATIS, siapa saja boleh gabung asal muslimah dan siap menjaga adab dan mematuhi peraturan Group.

  • Kain Shakila

    Pernah dengar kain shakila ? Atau pernah liat kain shakila ? Apakah jenis kain shakila ini adem dan bagus ? Yuk kita sedikit ulas kain shakila yang sekarang lagi banyak diminati ini.

  • Untuk Apa Medsos Kita

    Untuk apa sosmed kita ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tepat yang dapat kita tujukan kepada diri kita masing - masing....

  • Mengapa Anak Berbusana Syar'i Sejak Dini ?

    Melihat anak - anak yang belum baligh memakai busana syar'i bahkan ada yang di pakaikan cadar oleh orang tuanya. Mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya - tanya. Emang harus ya anak - anak di kasih baju seperti itu ?

  • Jangan Malu Memakai Sirwal Laa Isbal

    Kalimat ini mungkin cocok untuk kita sampaikan kepada saudara - saudara kita yang ingin berhijrah mengenakan pakaian yang Islami, namun masih sungkan dan malu - malu memakainya.

Tampilkan postingan dengan label Ketika Hati Condong Kepada Maksiat. Tampilkan semua postingan

Ketika Hati Condong Kepada Maksiat ...

0 komentar
Ketika Hati Condong Kepada Maksiat
Ketika Hati Condong Kepada Maksiat
Tidak dapat di hindari. Keadaan hati terkadang berubah ubah. Ada waktunya hati itu semangat dalam ketaatan, semangat dalam Ibadah, semangat dalam kebaikan. Dan ada kala nya hati ini lebih condong kepada maksiat, berat ibadah, terkadang di jauhkan dari perkara-perkara kebaikan. 

Sebuah anugrah yang besar apabila hati kita selalu condong kepada kebaikan. Dan inilah sebesar-besar nikmat yang hendaknya kita selalu mensyukurinya. Dan mudah-mudahan kita dapat istiqomah di dalamnya. 

Namun tentu sebuah hal yang tidak pernah kita inginkan adalah ketika hati lebih condong kepada kemaksiatan, ter hijab dari kebaikan, dan mungkin berat saat ibadah. Dan ini merupakan sebuah keburukan yang paling buruk, yang kita berlindung darinya. 

Taukah kita ? Terkadang sebuah maksiat yang kita kerjakan di hari ini, bisa jadi ini adalah akibat dari maksiat yang kita lakukan di masa yang telah lalu. Begitu juga ketataan yang kita kerjakan di hari ini merupakan buah dari ketaatan yang telah kita kerjakan di hari yang lalu. 

Mari kita simak perkataan Imam Ibnu Katsir saat menafsikan Al-Quran Surat al-Lail, beliau berkata, 

 وقال بعض السلف: من ثواب الحسنة الحسنة بعدها، ومن جزاء السيئة السيئةُ بعدها
Artinya: “Sebagian ulama salaf berkata: “Termasuk dari ganjaran sebuah kebaikan adalah (mengerjakan)  sebuah kebaikan setelahnya, dan termasuk dari balasan kesalahan / dosa adalah (mengerjakan) kesalahan / dosa setelahnya.
Maka ketika hati kita condong kepada maksiat, hati kita berat untuk melakukan ketaatan, bahkan mungkin tidak takut lagi untuk berbuat maksiat. Mungkin saja ini adalah balasan terhadap perbuatan maksiat kita di masa-masa yang telah lalu. 
Olah karena itu. wajib bagi kita untuk terus mengintrospeksi diri kita masing-masing. bagaimana amalan kita selama masa hidup kita ini. Apakah amalan kita selama ini adalah amalan - amalan yang dapat mendekatkan kita kepada ketaatan, ataukah justru amalan tsb adalah amalan-amalan yang dapat mendekatkan kita kepada maksiat. 
Bukankah setiap kita menginginkan kebaikan akhirat ? Maka tentu kita harus berjalan ke arah kebahagiaan tersebut. 
Bukankah kita kelak ingin di masukkan ke dalam surga ? Maka wajib bagi kita untuk berjalan menuju Surga. 
Bukan malah sebaliknya. Kita berpaling dari jalan-jalan yang dapat menuntun kita ke Surga. Dan justru menjalani jalan yang berseberangan darinya. 
Jika saat ini hati kita berada condong kepada maksiat, maka mari segera bertaubat dan berdoa kepada Allah agar Allah berikan rasa takut maksiat dalam hati kita. 
Mari perbanyak mengingat pemutus kenikmatan. Karena sesungguhnya sebaik-baik nasehat adalah kematian. 
Mari juga perbanyak mengingat adzab dan sikasaan bagi para pelaku maksiat kelak di akhirat. 
Juga ingatkah, bahwasannya anggota tubuh kita kelak akan bersaksi untuk perbuatan kita di akhirat. Sehingga tidak akan ada yang terluput satupun balasan terhadap apa yang telah kita amalkan di hari ini. 
Hari ini adalah nyata dan akhirat adalah cerita. Dan saat ini kita sedang menuju nyatanya hari akhirat dan meninggalkan dunia ini dan yang tertinggal hanyalah cerita. 
Namun tidak selesai di sana. Karena kelak kita akan ditanya tentang cerita kita di dunia. Maka mari ukir cerita yang dapat membuat bahagian kita di akhirat kelak. 

Read More »