• Pendaftaran Group WA RBM Quotes

    Saat ini Rumah Belanja Muslim membuka Group WhatsApps (WA) khusus akhwat. Group ini kami beri nama “RBM Quotes”. Gabung di group inu GRATIS, siapa saja boleh gabung asal muslimah dan siap menjaga adab dan mematuhi peraturan Group.

  • Kain Shakila

    Pernah dengar kain shakila ? Atau pernah liat kain shakila ? Apakah jenis kain shakila ini adem dan bagus ? Yuk kita sedikit ulas kain shakila yang sekarang lagi banyak diminati ini.

  • Untuk Apa Medsos Kita

    Untuk apa sosmed kita ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tepat yang dapat kita tujukan kepada diri kita masing - masing....

  • Mengapa Anak Berbusana Syar'i Sejak Dini ?

    Melihat anak - anak yang belum baligh memakai busana syar'i bahkan ada yang di pakaikan cadar oleh orang tuanya. Mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya - tanya. Emang harus ya anak - anak di kasih baju seperti itu ?

  • Jangan Malu Memakai Sirwal Laa Isbal

    Kalimat ini mungkin cocok untuk kita sampaikan kepada saudara - saudara kita yang ingin berhijrah mengenakan pakaian yang Islami, namun masih sungkan dan malu - malu memakainya.

Tampilkan postingan dengan label menjaga pandangan. Tampilkan semua postingan

Mengapa Harus Menjaga Pandangan?

0 komentar
Menjaga Pandangan
Menjaga Pandangan
Menjaga pandangan merupakan salah satu syariat Islam yang ditujukan baik untuk muslim maupun muslimah. Semua orang yang beragama Islam wajib menjaga pandangannya, menundukkan pandangannya terhadap hal-hal yang dilarang atau hal yang menjadi jembatan pada perbuatan yang dilarang.

Lalu mengapa kita harus menjaga pandangan ini? Apa manfaat yang bisa kita dapat jika kita menjaga pandangan kita? Tentu pertanyaan-pertanyaan seperti ini sempat muncul dibenak kita ketika kita di wajibkan menjaga pandangan dan dilarang melepas pandangan.

Terkadang juga ketika kita tidak mengetahui apa manfaat menjaga pandangan, apa yang bisa kita dapatkan dengan menjaga pandangan ini, membuat kita kurang tertarik untuk menjalankan syariat ini. Oleh karena itu, penting kirannya bagi kita mengetahui mengapa kita harus menjaga pandangan, dan apa manfaat yang bisa kita dapatkan dengan menjaga pandangan.

Pertama, mengapa kita harus menjaga pandangan? Jawabnya karena Allah ta’ala telah memerintahkan kita. Allah ta’ala berfirman,

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. (QS An-nur : 30) 

Tentu dengan mematuhi perintah Allah ini, merupakan puncak keberuntungan seorang hamba, baik untuk kehidupannya di dunia maupun di akhirat. Tidak ada yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba didunia dan di akhirat kecuali melaksanakan perintah Allah ta’ala. Dan tidak ada yang lebih mencelakakan seorang hamba baik di dunia dan di akhirat kecuali orang-orang yang menyia-nyiakan dan enggan menjalankan perintah Alla ta’ala.

Kedua, sebagaimana telah kami singgung dalam artikel sebelumnya yang berjudul Menjaga Utusan Syahwat, kita ketahui bahwasannya pandangan merupakan panah beracunnya iblis yang siap menancapkan racunnya ke dalam hati-hati seorang hamba. Bagi siapa saja yang tidak mampu menjaga pandangannya maka tentu panah-panah iblis ini siap menancap dan meracuni hatinya dengan berbagai macam bisikan dan ajakan kepada maksiat, dan bagi siapa saja yang mampu menjaga pandangannya, maka ia telah mampu menjaga pintu awal pertahanannya terhadap gangguan syaiton. Oleh karena itu, dengan kita menjaga pandangan, maka kita telah menjaga batas pertahanan kita sehingga kita dapat terjaga dari berbagai macam pintu maksiat berikutnya.

Ketiga, dengan seorang muslim dan muslimah mampu menjaga pandangan, hal ini dapat menjadikan hatinya bercahaya, sebagaimana jika ia melepaskan pandangannya, mengumbar pandangannya maka ini merupakan sebab yang dapat menjadikan hatinya gelap. Hal ini sebagaimana Firman Allah ta’ala dalam surat An-Nur ayat 30 diatas tentang perintah menjaga pandangan yang di susul pada ayat berikutnya (QS. An-Nur : 35) tentang Cahaya.  

اللّهُ نُورُ السّمَاوَاتِ وَالأرْضِ مَثَلُ نُورِهِ كَمِشْكَاةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar...

Ibnul Qoyyim menjelaskan, maksudnya adalah perumpamaan cahanya-Nya dalam hati hamba-Nya yang mukmin serta melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Apabila hati bersinar, ia akan menerima limpahan kebaikan dari segala penjuru. Sebaliknya apabila ia gelap, berbagai kabut bencana dan keburukan akan datang kepadanya dari segala tempat.

Dll, insyaa Allah bersambung ..

Wallahu a’lam.

Fanpage RUMAH BELANJA MUSLIM
Akun FB RUMAH BELANJA WHYLUTH

Read More »

Menjaga Utusan Syahwat

0 komentar
Menjaga Utusan Syahwat
Tahukah anda, ternyata dalam proses sebelum seseorang melakukan maksiat itu ada proses pengantarnya. Ada utusan utusan syahwat yang mendahului perbuatan-perbuatan maksiat itu. Dimana jika utusan syahwat ini sudah dapat memandu perilaku seorang manusia, maka terjadilah apa yang dinginkan syahwat itu berupa maksiat.

Lalu apakah dan siapakah utusan syahwat itu?

Pemandu sekaligus utusan syahwat pada tiap diri manusia menurut Ibnul Qoyyim adalah pandangan. Pandangan ini merupakan titik awal pertahanan seseorang dalam melindungi dirinya. Ketika seseorang mampu menahan dan menundukkan pandangannya, maka niscaya ia akan mempu menjaga dirinya dari perbuatan maksiat selanjutnya, namun ketika seseorang itu tidak mampu menahan dan menundukkan pandangan maka niscaya ia akan mudah terjerumus ke dalam maksiat selanjutnya baik berupa zina dan selainnya.

Oleh karena itu dalam syariat Islam ini diperintahkan bagi setiap muslim dan muslimah untuk menjaga dan pandangan dan menundukkan pandangan. Karena dari pandangan ini masuklah berbagai macam lintasan pikiran yang nantinya membuahkan syahwat. Dan dari syahwat ini melahirkan keinginan yang terus menerus semakin kuat hingga akhirnya menjadi tekad yang membara. Jika tidak ada penghalang-penghalang pada diri seseorang, maka dari tekad yang kuat, tekad yang membara ini akan terjadilah perbuatan maksiat itu.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Ali, janganlah engkau ikutkan satu pandangan dengan pandangan berikutnya. Yang pertama adalah untukmu, namun yang kedua bukan”.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Pandangan adalah salah satu diantara panah beracun milik iblis. Barangsiapa yang menundukkan pandangannya, dari kecantikan wanita ataupun lelaki yang mempesona, niscaya Allah tanamkan dalam hatinya kenikmatan beribadah hingga hari kiamat nanti

Ada yang berkata mengenai pandangan, “sabar dalam menundukkan pandangan itu lebih mudah daripada sabar dalam menghadapi kepedihan setelahnya.”

Seorang penyair melantunkan syairnya,

Segala prahara berawal dari pandangan
Api besar bermula dari lilitan kecil
Betapa banyak pandangan menembus hati pemiliknya
Laksana panah yang melesat diantara busur dan senarnya
Selama manusia bermain dengan pandangannya
Ia akan tetap terus dalam kondisi bahaya
Matanya senang akan sesuatu yang merusak hatinya
Janganlah kau izinkan kesenangan yang berbahaya.

Oleh karena itu, mari kita jaga tapal batas pertahanan kita. Jangan sampai utusan-utusan syahwat ini memandu hati kita sehingga terus menerus hati itu dibisiki oleh keinginan-keinginan semu, kesenangan kesenangan yang menipu yang akhirnya akan memabahayakan diri kita yang berujung pada keinginan dan perbuatan maksiat yang terus menerus menggebu tiada henti selama kita tidak mampu menjaga tapal batas ini. Wallahu a’alam.

Fanpage RUMAH BELANJA MUSLIM
Akun FB RUMAH BELANJA WHYLUTH

Read More »