• Pendaftaran Group WA RBM Quotes

    Saat ini Rumah Belanja Muslim membuka Group WhatsApps (WA) khusus akhwat. Group ini kami beri nama “RBM Quotes”. Gabung di group inu GRATIS, siapa saja boleh gabung asal muslimah dan siap menjaga adab dan mematuhi peraturan Group.

  • Kain Shakila

    Pernah dengar kain shakila ? Atau pernah liat kain shakila ? Apakah jenis kain shakila ini adem dan bagus ? Yuk kita sedikit ulas kain shakila yang sekarang lagi banyak diminati ini.

  • Untuk Apa Medsos Kita

    Untuk apa sosmed kita ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tepat yang dapat kita tujukan kepada diri kita masing - masing....

  • Mengapa Anak Berbusana Syar'i Sejak Dini ?

    Melihat anak - anak yang belum baligh memakai busana syar'i bahkan ada yang di pakaikan cadar oleh orang tuanya. Mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya - tanya. Emang harus ya anak - anak di kasih baju seperti itu ?

  • Jangan Malu Memakai Sirwal Laa Isbal

    Kalimat ini mungkin cocok untuk kita sampaikan kepada saudara - saudara kita yang ingin berhijrah mengenakan pakaian yang Islami, namun masih sungkan dan malu - malu memakainya.

Tampilkan postingan dengan label Bulan Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Berbekal Ilmu Menyambut Ramadhan

0 komentar
berbekal ilmu menyambut bulan ramadhan
Diantara hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam menyambut bulan ramadhan yang insya Allah sebentar lagi kita akan memasukinya adalah bekal ilmu. Karena di bulan yang sangat banyak keutamaan, bulan yang setiap amalan akan dilipatgandakan, bulan yang dapat melatih diri dalam mensucikan hati, mentarbiyah diri, ini hal yang pertama yang harus ada adalah ilmu.

Tentu ilmu disini bukanlah yang kami maksut adalah ilmu dunia. Namun bekal ibadah di bulan ramdahan yang sangat penting adalah ilmu. Yaitu mengilmui apa-apa saja yang merupakan kewajiban kita, apa – apa yang merupakan keutamaan atau amalan sunnah, apa – apa yang dapat membatalkan amal Ibadan kita, baik secara umum maupun khusus yaitu shaum.

Mengapa begitu pentingnya ilmu ini untuk bekal kita memasuki bulan ramadhan? Hal ini menjadi penting karena bahwasannya dasar dari segala macam amalan shalih, amalan yang diterima Allah haruslah berdasarkan pada Ilmu. Ilmu disini adalah semua yang sumbernya berasal dari Kalamullah dan Sunnah Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih dan tentunya dengan pemahaman yang benar.

Begitu pentingnya berilmu sebelum beramal ini juga dapat menyelamatkan kita dari kerugian. Kerugian ini bukanlah masalah harta atau dunia, namun kerugian dalam masalah amalan atau pahala yang mungkin bisa didapat oleh seorang muslim saat melakukan ibadah shaum.

Misalnya ketika bepuasa kita tidak mengetahui amalan-amalan sunnah apa saja yang dapat dilakukan, tidak mengetahui keutamaan-keutamaan, tidak mengetahui doa-doa yang disyariatkan, maka niscaya kita akan merugi, minimalnya kita tidak bisa mendapatkan pahala yang banyak di bulan yang penuh barokah ini, dan minimalnya adalah puasa / shaum kita rusak, dimana kita tidak mendapatkan apa-apa kecuali hanya lapas dan haus saja.

Like fanpage kami di Rumah Belanja Muslim    
Akun Facebook kami di Rumah Belanja Whyluth  


Read More »

Hari-Hari Kesabaran

0 komentar
ramadhan bulan kesabaran
Setelah sedikit menulis artikel motivasi menyambut ramadhan agar kita dapat bersemangat beramal shalih dibulan yang penuh berkah ini, maka kali ini kami akan sedikit menulis berkenaan dengan hari-hari kesabaran di bulan ramadhan.

Bahwasannya di bulan ramdhan ini wajib bagi setiap muslim untuk berpuasa. Dan dalam ibadah puasa ini dibutuhkan sebuah kesabaran dalam menjalaninya. Karena itulah ramadhan juga disebut sebagai syahrush shabr (bulan kesabaran).

Betapa banyak keutamaan sabar bagi seorang muslim. Baik ditinjau dari dalil-dalih syar’i maupun dilihat dari manfaat yang bisa didapatkan bagi seorang manusia. Seperti dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala,
“Sesungguhnya Hanya orang-orang yang Bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az zumar : 10)

Dalam hadits shahih juga disebutkan tentang betapa utamanya seorang muslim yang dapat dapat bersabar. Dan sebaik-baik pemberian adalah sebuah kesabaran. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“….barang siapa yang berusaha bersabar maka Allah akan akan menjadikannya orang yang sabar, dan tidaklah kalian diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan merupakan bentuk iman yang utama bagi seorang muslim adalah orang-orang yang mampu merealisasikan sikap sabar dan pemaaf. Hal ini sebagaimana saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang iman yang utama dan beliau menjawab bahwasannya iman yang utama adalah berbuat sabar dan mudah memaafkan.

Dalam membentuk kesabaran ini, seorang muslim juga tidak hanya dituntut untuk dapat merealisasikan pada dirinya sendiri, namun juga menasehatkan kesabaran ini kepada muslim yang lain. Sebagaimana firman Allah,
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS Al-Ashr)

Berkaitan dengan puasa dibulan ramadhan maka kita dapat melihat kesabaran dalam menjalankan syariat ini terbagi menjadi tiga.

Pertama, kesabaran untuk dapat menjalankan syariat Allah yaitu berpuasa di bulan ramadhan dari selepas fajr sampai matahari terbenam.

Kedua, kesabaran dalam menjauhi dan meninggalkan segala larangan Allah. Untuk meraih pahala dari ibadah puasa maka dibutuhkan kesabaran menahan lapar, kesabaran menahan haus, yang ketika dihari-hari biasa maka ini adalah sesuatu yang mubah diperbolehkan untuk dikerjakan. Namun pada bulan kesabaran ini (ramadhan) itu dilarang. Maka begitu pula pada hal-hal yang haram, saat berpuasa ramadhan, penekananan pelarangannya akan lebih.

Ketiga, kesabaran dalam menerima dan menjalani taqdir buruk dari Allah subahanahu wa ta’ala kepada manusia. Dalam berpuasa ramdahan, maka dituntut adanya kesabaran ini. Kita harus sabar menahan lapar dan haus ketika berpuasa, menahan rasa sakit yang mungkin ditimbulkan ketika puasa seperti pusing, lemas dan lain sebagainya.

Maka dalam menyambut bulan ramadhan yang insya Allah tinggal beberapa hari lagi menghampiri kita, hendaknya kita berbekal kesabaran ini. Bahwasannya setiap kesabaran demi kesabaran yang kita praktekkan dalam berbagai macam godaan, maka setiap kesabaran itu pula akan ditambah pahala bagi kita sebesar kesabaran yang kita lakukan. Semakin besar godaan, semakin besar ujian, maka ketika kita sabar menghadapinya untuk tetap menjalankan syariat Allah, untuk tetap menjauhi larangan allah, dan sabar terhadap perihnya takdir Allah maka akan semakin besar pula pahala yang bisa kita raih.

Sesungguhnya besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian. Sesungguhnya, apabila Allâh mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya. Siapa yang ridha dengan ujian itu, maka ia akan mendapat keridhaan-Nya. Siapa yang membencinya maka ia akan mendapatkan kemurkaan-Nya” ( HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Mâjah, dalam Ash-Shahihah)

Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan amal shalih yang kita lakukan, baik berupa amalan dalam menjalankan ketaatan, amalan meninggalkan larangan, maupun bersabar terhadap payahnya takdir Allah terhadap diri manusia.

“Yang demikian itu ialah karena mereka tidak ditimpa kehausan, kepayahan dan kelaparan pada jalan Allah, dan tidak (pula) menginjak suatu tempat yang membangkitkan amarah orang-orang kafir, dan tidak menimpakan sesuatu bencana kepada musuh, melainkan dituliskanlah bagi mereka dengan yang demikian itu suatu amal saleh. Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. (QS. At-Taubah: 120)

Apalagi dalam berpuasa dibulan ramdahan, dalam beribadah dan beramal shalih di bulan yang mulia ini, maka pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

“Setiap amal anak Adam dilipat gandakan pahalanya. Satu macam kebaikan diberi pahala sepuluh hingga tujuh ratus kali. Allah ‘azza wajalla berfirman; ‘Selain puasa, karena puasa itu adalah bagi-Ku dan Akulah yang akan memberinya pahala. Sebab, ia telah meninggalkan nafsu syahwat dan nafsu makannya karena-Ku.’ Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan. Kebahagiaan ketika ia berbuka, dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-Nya. Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada wanginya kesturi.” (HR. Muslim)

Mari kita manfaatkan momen bulan ramadhan ini sebagai sarana kita untuk memperbaikai diri kita, sebagai sarana pensucian jiwa, pengasah kesabaran dalam rangka meraih derajat taqwa.

Maha suci Allah, aku memujinya dengan segala nama-nama yang Indah yang dimiliki-Nya. Mudah-mudahan kita dimudahkan untuk dapat beramal shaleh dibulan yang mulia ini. Mudah-mudahan kita dimudahkan untuk dapat bersabar meninggalkan segala macam bentuk larangan Allah baik yang mutlak haram, maupun yang mubah pada hari-hari biasa seperti makan minum disiang hari, jima' disiang hari dan sejenisnya, dan mudah-mudahan kita dimudahkan untuk bersabar dalam menerima takdir yang tidak menyenangkan dari Allah. Dan hanya kepada Allah lah aku menyembah dan memohon pertolongan. Wallahu a’lam.  

Fanpage kami Rumah Belanja Muslim     
Akun Facebook kami Rumah Belanja Whyluth   

Artikel : Hari-Hari Kesabaran 

Read More »

Menyambut Bulan Ramadhan

0 komentar

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap muslim dan muslimah. Karena dibulan ini terdapat banyak keutamaan di dalamnya. Kenangan manis di bulan Ramadhan yang lalu, memmbuat para pemeluk agama Islam ingin selalu berada pada bulan tersebut dengan segala keutamaannya. 
 
Menyambut bulan ramadhan
Bagaimana tidak bergembira dengan kedatangan bulan yang penuh berkah ini, sebagaimana yang telah di sabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Telah datang bulan Ramadhan yang penuh keberkahan, Allah mewajibkan kalian berpuasa padanya, pintu-pintu surge dibuka pada bulan itu, pintu-pintu neraka ditutup, dan para setan dibelenggu. Pada bulan itu terdapat malam (kemuliaan / lailatul qodr) yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang terhalangi (untuk mendapatkan) kebaikan malam itu, maka sungguh dia telah dihalangi (dari keutamaan yang agung)” (HR. Ahmad, An-Nasa’i dan lainya, dan dinyatakan shahih oleh syaikh al-Albani).

Ini adalah peluang beramal bagi seorang muslim. Dengan banyaknya kebaikan di bulan ini maka hendaknya setiap perbuatan yang dilakukan adalah merupakan amalan shalih, dan jauh dari perbuatan maksiat agar kita tidak tertinggal dan merugi nantinya.

Momentum berpuasa di bulan ramadhan seperti telah di sabdakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diatas, adalah momentum bagi seorang muslim untuk menahan diri dari hal-hal yang biasa kita lakukan. Seperti kita wajib menahan lapar di siang hari, menahan berhubungan suami istri (tentunya bagi yang sudah menikah), menahan haus, menahan perkataan-perkataan yang tercela, perkataan yang sia-sia, dan lain sebagainya.

Maka dengan melaksanakan Ibadah puasa di bulan ramadhan ini diharapkan setiap muslim bisa merasakan betapa sulitnya orang-orang yang tidak mempu makan ditiap harinya dan dapat mengasah rasa peduli dan berbagai kepada kaum miskin disekitar kita. Hingga akhirnya terpeliharalah kaum fakir dan miskin disekitar warga muslim, dan merekapun dapat merasakan kenikmatan dan perayaan hari kemenangan di esok harinya.

Jadikan momentum ramadhan sebagai bulan dimana kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah jalla jallauhu dengan berbagai aktifitas Ibadah, seperti puasa, shalat tarawih, bershadaqoh, membaca al-Qur’an dan amalan-amalan yang disyariatkan lainnya.

Mari kita sambut bulan ramadhan yang pernuh berkah dengan mempersiapkan diri dan hati kita. Kita sambut ramdahan dengan penuh kegembiraan dan penuh harapan terhadap ampunan Allah tabaraka wa ta’ala. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ikhlaskan niat beribadah hanya untuk Allah, dan jauhkan ria dan perbuatan pemborosan dalam menyambut bulan ramdahan. Harapkanlah pahala yang banyak dan jauhi perbuatan – perbuatan yang di larang Allah tabaraka wa ta’ala.

http://rumahbelanjamuslim.blogspot.com/p/gamis-akhwat.htmlJangan nodai bulan yang suci ini dengan berbagai macam kegiatan sia-sisa. Seperti membeli dan menghidupkan mercon, berpesta, benyanyi-nyai dalam membuat keributan di sana-sini yang dapat merusak ketengan orang lain. Gapai ramadhan dengan perisapan amalan shalih. Jauhkan diri dari maksiat, dan harapkanlah hanya wajah Allah tabaraka wa ta’ala.

Mudah-mudahan apa yang kita usahakan dapat menjadi simpanan amalan kita kelak di yaumil akhir, dimana tidak bermanfaat agi, harta dan anak-nak kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang selamat. Wallahu a’alam

Mari like fanpage kami di RUMAH BELANJA MUSLIM 
Add akun facebook kami di RUMAH BELANJA WHYLUTH 

Read More »

Menyambut Bulan Ramadhan (1)

0 komentar

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN 


1. Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al Qur’an

Allah Ta’ala berfirman,
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)

2. Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

3. Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan

Allah Ta’ala berfirman,
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 1-3).

Dan Allah Ta’ala juga berfirman,
Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan: 3). Yang dimaksud malam yang diberkahi di sini adalah malam lailatul qadr17 (Tafsir Ath Thobari, 21/6).

4. Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Do’a


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar, dari Jabir bin ‘Abdillah. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10: 149) mengatakan bahwa perowinya tsiqoh (terpercaya). (Lihat Jaami’ul Ahadits, 9: 224)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizholimi” (HR. At Tirmidzi no. 3598. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan).
An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Hadits ini menunjukkan bahwa disunnahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdo’a dari awal ia berpuasa hingga akhirnya karena ia dinamakan orang yang berpuasa ketika itu.” (Al Majmu’, 6: 375).

Disalin dari Ebook : Muhammad Abduh Tuasikal : "Ringkasan Panduan Ramadhan, Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah"


Read More »