• Pendaftaran Group WA RBM Quotes

    Saat ini Rumah Belanja Muslim membuka Group WhatsApps (WA) khusus akhwat. Group ini kami beri nama “RBM Quotes”. Gabung di group inu GRATIS, siapa saja boleh gabung asal muslimah dan siap menjaga adab dan mematuhi peraturan Group.

  • Kain Shakila

    Pernah dengar kain shakila ? Atau pernah liat kain shakila ? Apakah jenis kain shakila ini adem dan bagus ? Yuk kita sedikit ulas kain shakila yang sekarang lagi banyak diminati ini.

  • Untuk Apa Medsos Kita

    Untuk apa sosmed kita ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tepat yang dapat kita tujukan kepada diri kita masing - masing....

  • Mengapa Anak Berbusana Syar'i Sejak Dini ?

    Melihat anak - anak yang belum baligh memakai busana syar'i bahkan ada yang di pakaikan cadar oleh orang tuanya. Mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya - tanya. Emang harus ya anak - anak di kasih baju seperti itu ?

  • Jangan Malu Memakai Sirwal Laa Isbal

    Kalimat ini mungkin cocok untuk kita sampaikan kepada saudara - saudara kita yang ingin berhijrah mengenakan pakaian yang Islami, namun masih sungkan dan malu - malu memakainya.

Tampilkan postingan dengan label ibadah. Tampilkan semua postingan

Ibadah-Ibadah Yang Bisa Di Kerjakan Disaat Haidh

0 komentar

Ibadah Saat Haid
Ibadah Saat Haid

Saat haid atau datang bulan, kadang-kadang ada masa di mana hati kerasa gak enak, mood dan emosi gak stabil. 

Kadang tiba-tiba pengen nangis, kadang tiba-tiba bad mood, mudah tersinggung, sensitif dan sejenisnya. Hal yang seperti ini bikin gak nyaman saat menjalani hari-hari. 

Diantara sebab pemicu ketidak nyamanan ini mungkin selain karena pengaruh perubahan hormon, juga karena lamanya kita tidak melaksanakan sholat. 

Disadari atau tidak, ternyata sholat itu sangat berpengaruh dalam hati. Sering kali sholat yang kita lakukan itu berdampak pada ketengan hati. 

Oleh sebab itu ketika kita punya masalah kita di perintahkan meminta pertolongan Allah dengan sabar dan sholat. 

Saat sholat tidak bisa kita kerjakan, tentu ini akan sangat berdampak pada hati kita. Salah satunya berkurangnya ketenganan hati, emosi yang kadang tidak stabil, mood yang kurang terkendali. 

Oleh sebab itu, walau sedang dalam masa haidh kita tetap butuh pada ibadah-ibadah untuk mendekatkan diri kita kepada Allah guna meraih ketengan hati dan kestabilan mood dan emosi. 
Ibadah Saat Haid
Ibadah Saat Haid

Berikut ini beberapa rekomendasi ibadah-ibadah yang tetap bisa di lakukan walau muslimah masih dalam masa haidh atau datang bulan. 

  • Membaca al-qur'an tanpa menyentuh mushaf 

Ibadah Saat Haid
Membaca Al-Qur'an

Diantara ibadah yang bisa di lakukan di saat haidh yaitu membaca al-Quran, yaitu membaca al-Qur'an tanpa menyentuh mushaf. 

Membaca al-Qur'an tanpa menyentuh mushaf bisa dengan membacanya melalui hafalan kita atau bisa juga membaca melalui smartphone kita. 

Selama tangan kita tidak mnyentuk mushaf insyaa Allah banyak cara untuk kita tetap bisa terhubung dengan al-Quran. 

Dimana dengan membaca al-Quran ini dapat mendatangkan ketenangan hati, ketengan jiwa dan menstabilkan emosi dan mood kita. 

  • Berdzikir dan berdoa 
Ibadah Saat Haid
Berdzikir dan Berdoa

Salah satu ibadah yang tetap bisa di kerjakan walau di saat haid yaitu memperbanyak dzikir mengingat Allah dan berdoa kepada Allah.

Bisa berdzikir dan berdoa yang sifatnya mutlaq, kapanpun bisa di kerjakan. Bisa juga berdzikir dan berdoa dengan dzikir dan doa-doa yang terikat dengan waktu. Seperti misalnya dzikir pagi petang, doa sebelum makan, doa keluar masuk kamar mandi, doa bepergian dan doa dzikir dalam bentuk lainnya.

  • Istighfar di waktu sahur 
Ibadah Saat Haid
Istighfar di akhir malam

Jika dimasa normal sedang tidak haid, kita bisa melakukan ibadah sholat malam, sholat tahajjud. Namun saat haid datang maka kita tidak bisa melakukan ibadah ini. 

Sebagai gantinya agar kita tetap bisa meraih keutamaan ibadah di sepertiga akhir malam, kita bisa banyak beristighffar di waktu-waktu sahur. Selain memperbanyak istighfar kita juga dapat memperbanyak berdoa kepada-Nya di waktu-waktu terbaik ini. 

  • Menghadiri mejelis ilmu syari 
Ibadah Saat Haid
Menghadiri majelis ilmu

Ibadah yang sudah semestinya tidak kita tinggalkan dan tidak kita lalaikan baik di saat normal ataupun di saat datang bulan adalah menuntut ilmu agama (syar'i). Karena dengan belajar agama diantara sebab hidayah itu bisa tetap terjaga pada diri kita. 

Dengan hadir di majelis ilmu sebagaimana yang di sebutkan dalam sebuah haidits, dapat mendatangkan ketenangan hati yang ini tidak didapatkan walau seseorang jalan-jalan berwisata ke tempat yang mahal sekalipun. 

Maka siapa yang ingin mendapatkan ketenangan, maka hendaknya dia terus istiqomah menapaki jalan ilmu agama, dengan menghadiri mejelis ilmu syari. 

Menuntut ilmu ini bisa kita lakukan dengan menghadiri majelis-mejelis ilmu di masjid-masjid sekitaran kita. Bisa juga dengan hadir di halaqoh-halaqoh online pengajian sunnah. Atau bisa juga dengan membaca dan mentelaah buku-buku agama. 

  • Bersedekah 

Ibadah Saat Haid
Bersedekah

Yang terakhir yang bisa kami sampaikan disni, diantara ibadah yang bisa dilakukan di saat haid datang bulan yaitu bersedekah membantu meringankan beban sesama. 

Mungkin diantara kita ada yang mengira kebahagiaan itu ada ketika kita mendapatkan sesuatu bagian yang berharga dari harta dunia. 

Tapi ternyata kalau kita mau mencoba mempraktekkannya, ternyata kebahagiaan itu bukan ada ketika kita menerima pemberian. 

Justru kebahagiaan itu ada disaat kita bisa membantu sesama, membantu meringankan beban saudara kita yang sedang kesulitan. 

Dimana dengan membantu kesulitan sesama muslim ini bisa menjadi sebab Allah tolong kita keluar dari berbagai macam kesulitan di dunia maupun di akhirat. 

Maka sangat banyak faidah yang bisa kita dapatkan saat kita ringan dalam membantu kesulitan saudara kita. 

Diantaranya kita bisa mendapatkan kebahagiaan saat memberi, bisa menjadi sebab kita lebih bersyukur terhadap kehidupan kita, dan dapat menjadi sebab Allah menolong kita di kahidupan dunia dan akhirat kita. 

Ibadah Saat Haid

Mungkin ini yang bisa kami bagikan dari beberapa informasi ibadah yang bisa di kerjakan disaat haid. Semoga bermanfaat. 

Barakallahu fikunna. 

Read More »

Untuk Apa Ibadah Kita?

0 komentar
Untuk Apa Ibadah Kita
Diantara makna ibadah yang telah disebutkan oleh para ulama yang cakupannya lengkap adalah makna ibadah yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Makna ibadah menurut beliau adalah segala sesuatu yang mencakup semua hal yang dicintai dan di ridhoi Allah ta’ala, baik berupa ucapan dan amalan yang nampak dan tersembunyi.

Maka semua bentuk ketaatan yang yang tujuannya adalah untuk meraih kecintaan, keridhoan Allah tal’ala adalah ibadah. Seperti sholat, zakat, puasa, shodaqoh, melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, berdoa, berdzikir, dan lain sebagainya adalah bagian dari ibadah yang hanya ditujukan kepada Allah. Hal ini sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam al-Qur’an bahwasannya tujuan penciptaan jin dan manusia adalah hanya untuk beribadah kepada Allah ta’ala.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS. Adz Dzariyah : 56)

Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan ayat ini bahwasannya, “sesungguhnya Allah ta’ala menciptakan makhluk untuk beribadah kepada-Nya semata tanpa ada sekutu bagi-Nya. Barangsiapa yang taat kepada-Nya akan Allah balas dengan balasan yang sempurna. Sedangkan barangsiapa yang durhaka kepada-Nya niscaya Allah akan menyiksanya dengan siksaan yang sangat keras. Allah pun mengabarkan bahwa diri-Nya sama sekali tidak membutuhkan mereka. Bahkan mereka itulah yang senantiasa membutuhkan-Nya di setiap kondisi. Allah adalah pencipta dan pemberi rezeki bagi mereka.”

Dari sini sudah cukup jelas bagi kita, bahwasannya beribadah itu hanya di tujukan kepada Allah saja tanpa ada sekutu bagi-Nya. Berarti semua amal ketaatan kita, semua amalan yang bernilai ibadah yang mengharapkan cinta dan keridhoan Allah haruslah dikerjakan dengan ikhlas karena Allah semata, mengharap pahala akhirat kelak, dan bukan mengharap dunia.

Namun, betapa banyak orang-orang dizaman kita saat ini yang mereka mengajak manusia untuk melakukan ketaatan dengan mengutip berbagai macam dalil dari al-Qur’an dan hadits  dengan tujuan untuk dunia, memberikan iming-iming kesenangan dunia, berupa rizki yang lapang, banyak harta, terbebas dari kemiskinan dan lain sebagainya. Padahal tujuan ibadah itu adalah untuk akhirat, bukan semata kepentingan dunia.

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi.” (QS. Al-Qashas: 77)

Dari sini tentu dapat kita lihat, bahwa yang diutamakan dalam beramal di dunia ini adalah untuk emncari akhirat, dengan tidak melupakan bagian di dunia. Maka kepentingan dunia bukanlah hal yang utama. Dan hendaknya setiap amalan kita didunia ini fokusnya adalah mendapat kebahagiaan di akhirat, dan bukan fokus pada dunia. Allah ta’ala juga berfirman,

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ . أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Siapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya maka akan Kami berikan imbalan amal mereka di dunia dan tidak dikurangi. Mereka itulah orang-orang yang hanya akan mendapatkan neraka di akhirat dan terhapuslah segala yang telah mereka lakukan dan batal perbuatan yang telah mereka lakukan.” (QS. Hud: 15 – 16).

Maka jangan sampai kita beramal ibadah, beramal kebaikan hanya mengharap dunia saja. Padahal dunia ini tidaklah sebanding dengan akhirat.

Jika anda ingin kaya, bukan dengan jalan cinta dunia dan lupa akhirat sehingga amalan akhiratpun di balik tujuannya untuk mendapatkan dunia. Padahal siapa saja yang tujuannya hanyalah dunia maka tidak akan ia merasakan kebahagiaan, kenikmatan, bahkan Allah akan ceraiberikan urusannya. Ia akan terus dihantui kemiskinan, kesusahan, dan tidak pernah ada rasa bersyukur padanya. Padahal walaupun ia terus menerus mengejar dunia, menghabiskan waktunya untuk mencari dunia, toh tetap saja apa yang telah di tentukan Allah untuknya itulah yang tetap akan ia dapatkan, tidak bertambah dan tidak berkurang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Barang siapa menjadikan dunia sebagai tujuannya, Allah akan jadikan kemiskinan ada di depan matanya, dan Allah akan cerai-beraikan urusannya. Padahal dunia itu tidak akan diberikan kepadanya kecuali sebatas yang telah ditentukan untuknya. Tidaklah dia melalui sore melainkan merasa miskin, dan tidaklah dia berpagi kecuali merasa miskin pula. Dan tidaklah seorang hamba menghadapkan hatinya kepada Allah Ta’ala kecuali Dia akan jadikan hati-hati orang beriman mendatanginya dengan rasa cinta dan kasih-sayang. Sesungguhnya Allah sangat bersemangat di dalam membalas segala kebaikan.” (HR. Tirmidzi).  

Oleh karena itu, untuk apa Ibadah kita? Apakah untuk mengharap keridhoan Allah, pahala Allah, kebahagiaan akhirat? Ataukah untuk mengharapkan dunia yang hina ini?

Maka mari kita menilai ibadah kita saat ini, mari kita nilai amalan kita saat ini, apakah sudah benar apa yang kita lakukan sudah ikhlas hanya karena Allah dan bukan karena mengharap dunia? Atau masih tercampuri dengan tujuan dunia ? 

Read More »