Berapa Nilai Pekerjaan Anda?

Berapa Nilai Pekerjaan Anda
Kita ketahui bersama bahwasannya negeri kita merupakan negeri dimana mayoritas masyarakatnya adalah seorang Muslim. Diantara kewajiban seorang muslim adalah melaksanakan sholat, khususnya bagi laki-laki di wajibkan baginya sholat berjamaah di masjid.

Namun begitu, tidaklah serta merta kewajiban ini dikerjakan oleh setiap muslim. Betapa banyak kita lihat di waktu-waktu sholat, di saat adzan sudah dikumandangkan, masih saja banyak dari saudara kita yang bergelut dengan pekerjaannya, seakan enggan meninggalkan sementara pekerjaan untuk menjawab panggilan adzan sholat di masjid.

Yang jadi pertanyaannya adalah, seberapa besar nilai pekerjaan anda? Sehingga banyak manusia yang masih enggan menjawab panggilan adzan dan lebih mementingkan, lebih mengutamakan pekerjaan.

Padahal jika kita sadari, seandainya kita dibayar 1 M per hari untuk pekerjaan kita, maka ini tidaklah sebanding nilainya dengan ibadah sholat yang kita tinggalkan. Jangankan dengan sholat wajibnya, bahkan jika dibandingkan dengan sholat sunnah saja pekerjaan dengan bayaran 1 M perhari belumlah nilainya menyamai nilai ibadah yang ditinggalkan.

Mari simak Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai sholat sunnah sebelum subuh berikut,
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan apa yang ada padanya” (HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya sholat dua rakaat sebelum sholat subuh yang bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak meninggalkannya baik ketika sedang mukim maupun safar. Sholat dua rakaat ini menurut para ulama hukumnya sunnah karena tidak ada ancaman bagi orang yang tidak melaksanakannya.

Faidah yang dapat kita ambil dari hadits ini bahwasannya untuk amalan sunnah saja Allah berikan pahala yang lebih baik daripada dunia dan apa yang ada padanya dari berbagai macam perhiasan dan keindahannya, lalu bayangkan bagaimana pula jika amalan itu adalah amalan yang wajib, amalan sholat wajib? Bukankah amalan yang wajib itu tentunya pahala bagi yang mengerjakannya lebih besar lagi dengan amalan sunnah?

Nah sekarang, seandainya benar ada orang yang bekerja dalam sehari dibayar 1 Miliyar, apakah nilai ini sudah seimbang dengan dunia dan seluruh isinya berupa perhiasan dan keindahannya? Bahkan 1 Milyar ini jika kita tukur dengan tanah, maka hanya akan mendapatkan tanah sepetak saja dan tentu ini sangat kecil dari bagian dunia.

Maka mari kita bandingkan, dengan pahala sholat sunnahnya saja untuk gaji 1 milyar per hari itu belumlah senilai, bahkan jauh sekali. Lalu bagaimana dengan pahala sholat wajibnya? Apakah sebanding? Tentu lebih jauh lagi tidak akan sebanding.

Lalu masihkan sekarang kita rela tinggalkan sholat wajib kita hanya untuk melayani pekerjaan dunia yang tidak akan pernah habisnya? Sungguh rugi jika itu masih kita kerjakan sekarang.

AMW
Menjelang dzuhur, hari kedua di bulan Dzulhijjah


0 komentar: