Menghadapi Anak Yang Banyak Bertanya

Menghadapi anak yang banyak bertanya
Menghadapi anak yang banyak bertanya
Anak anda banyak bertanya ? Jangan khawatir, dan jangan di marahi ya. Karena memang masa anak - anak khususnya di mulai dari usia 2 tahunan ketika anak sudah mulai jelas dalam berbicara maka mereka akan menanyakan banyak hal kepada orang tuanya. 

Ini adalah perkembangan yang baik untuk anak anda. Karena pertama ia memiliki rasa ingin tau yang tinggi lalu ia ungkapkan dengan mencari tau kepada orang yang ia percayai. Kedua anda sebagai orang tua di percaya anak sebagai sumber informan terbaik untuk kebutuhan pengetahuannya. 

Maka jangan sia - siakan masa ini. Anak jangan di cuekin, jangan di marah. 

Mungkin di satu sisi benyak nya pertanyaan yang terkadang tidak ada habisnya pertanyaan anak kita ini, membuat orang tua agak kesal dalam menjawab. Karena mungkin ketika anak belum puas dengan jawaban orang tuanya, maka ia akan terus bertanya dan mendengar jawaban yang memuaskannya. 

Namun disisi lain ini adalah peluang untuk mendidik anak anak kita. Karena setiap apapun yang mereka tanyakan, maka bisa kita jawab dengan hal - hal yang mengandung pendidikan dan pengajaran kepadanya. 

Hati - Hati Dalam Menjawab Pertanyaan Anak

Dalam menjawab setiap pertanyaan anak, hendaknya setiap orang tua memperhatikan apa yang akan ia katakan kepada anaknya. 

Pertama bahasa dalam penyampaian. Gunakanlah bahasa yang mudah di cerna oleh seorang anak. Sehingga informasi dan pendidikan yang terkandung dalam jawaban anda bisa di mengerti oleh anak. 

Kedua konten dari jawaban untuk pertanyaan anak. Hendaknya orang tua memperhatikan konten jawaban pertanyaan kepada anak. Jawab pertanyaannya dengan bahasa yang mudah dan hal yang nyata. 

Jangan jawab pertanyaan anak dengan hal - hal yang tidak nyata, dusta atau cerita - cerita fiktif maupun cerita mistis ang dapat merusak akidahnya.

Juga jangan jawab pertanyaan anak anda dengan hal yang mengandung kekerasan, konten negatif dan sejenisnya. 

Karena setiap jawaban yang kita sampaikan pada anak akan mudah tersimpan dan di hafal anak. Ketika jawabannya baik dan dapat di cerna maka ia akan mengingat kebaikan ini. Namun ketika buruk, maka tentu ini akan jadi masalah baru nantinya. 

Kemudian dalam menjawab pertanyaan anak hendaknya orang tua tunjukkan mimik muka yang bersahabat. artinya tidak menjawab dengan malas - malasan apalagi sampai membentak atau nada tinggi. Karena ini akan mempengaruhi psikologi anak. Bisa jadi anak jadi murung, kurang bersemangat, jadi kurang pede dan lain sebagainya. 

Jangan Ragu Berkata Tidak

Ketika anak anda bertanya dengan hal - hal yang di larang, dengan hal - hal yang mengandung penyelisihan terhadap syariat Islam. Maka sebagai orang tua jangan ragu untuk mengatakan tidak boleh, jangan dan sejenisnya.

Dalam menjawabnya juga hendaknya setiap orang tua menjelaskan mengapa hal ini tidak boleh dan di larangan. Dan tentunya dengan bahasa sederhana yang mudah di fahami oleh anak - anak. 

Terus Sabar ...

Dan yang harus di perhatiakan setiap orang tua dalam menanggapi setiap pertanyaan dan polah tingkah anak - anaknya. Hendaknya orang tua terus bersabar menghadapinya. Tanggapi setiap ucapan anak dengan sabar, dengan baik, dan dengan kata kata yang mudah di cerna.

Sebagaimana orang tua kita dulu telah sabar memperlakukan kita semenjak kecil. Maka hendaknya kita pun harus lebih sabar lagi dalam menghadapi tingkah polah anak - anak kita. 

Karena sabar ini adalah salah satu karakter seorang pendidik yang sukses.

Wallahu a'lam. 

Abu Mumtazah 
www.RumahBelanjaMuslim.Blogspot.com

0 komentar: