• Pendaftaran Group WA RBM Quotes

    Saat ini Rumah Belanja Muslim membuka Group WhatsApps (WA) khusus akhwat. Group ini kami beri nama “RBM Quotes”. Gabung di group inu GRATIS, siapa saja boleh gabung asal muslimah dan siap menjaga adab dan mematuhi peraturan Group.

  • Kain Shakila

    Pernah dengar kain shakila ? Atau pernah liat kain shakila ? Apakah jenis kain shakila ini adem dan bagus ? Yuk kita sedikit ulas kain shakila yang sekarang lagi banyak diminati ini.

  • Untuk Apa Medsos Kita

    Untuk apa sosmed kita ? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tepat yang dapat kita tujukan kepada diri kita masing - masing....

  • Mengapa Anak Berbusana Syar'i Sejak Dini ?

    Melihat anak - anak yang belum baligh memakai busana syar'i bahkan ada yang di pakaikan cadar oleh orang tuanya. Mungkin ada sebagian dari kita yang bertanya - tanya. Emang harus ya anak - anak di kasih baju seperti itu ?

  • Jangan Malu Memakai Sirwal Laa Isbal

    Kalimat ini mungkin cocok untuk kita sampaikan kepada saudara - saudara kita yang ingin berhijrah mengenakan pakaian yang Islami, namun masih sungkan dan malu - malu memakainya.

Tampilkan postingan dengan label model busana muslimah. Tampilkan semua postingan

Tren Busana Muslimah Islami

0 komentar

Kebanyakan wanita dalam berbusana muslimah banyak pertimbangannya adalah model dan tren yang sedang berlaku dan booming saat ini. Terkadang tren ini banyak yang menabrak batasan batasan model busana muslimah yang di perbolehkan dalam syariat Islam.

Namun tidak di pungkiri lagi, bahwa setiap manusia menyukai akan keindahan. Maka asal pokok dari minat terhadap model busana muslimah ini adalah bersumber dari keindahan modelnya.
Tren busana muslimah syar'i
Karena sumber dasar minat wanita untuk mengenakan busana muslimah ini adalah keindahan pada modelnya, maka kini yang harus di pahami agar kita dapat membatasi diri kita sebagai seorang muslim dan muslimah agar tidak terjerumus dalam hal-hal yang di larang syariat Islam adalah memahami hakikat dari keindahan yang sebenarnya. Siapakah yang memiliki keindahan, dan bagaimanakan keindahan yang kekal dan tidak berbuah murka.

Jika kita melihat suatu model busana muslimah itu terlihat indah, jika kita lihat yang lebih luas lagi pemandangan alam seperti laut, gunung-gunung di luar sana sangat Indah, maka ingatlah siapa pecipta keindahan itu. Pencipta keindahan yang membuat sejuk pandangan mata, menentramkan hati yang sedang gunddah gulana, adalah Allah al-Jamil (Allah yang Maha Indah).

Jika makhluk ciptaan Allah al-Jamil saja dapat menyejukkan pandangan, dapat menenangkan hati ketika melihatnya, bagimana Indahnya Dzat yang menciptakan keindahan dan merupakan sumber keindahan ini. Yang ia memiliki keindahan dari dzatnya, keindahan sifat-sifat-Nya, keindahan perbuatann-Nya, dan keindahan nama-nama Nya. Apakah kita tidak berharap pertemuan kita dengan Allah ‘azza wa jalla kelak di Surga. Dimana kenikmatan memandang Allah ini merupakan kenikmatan tambahan yang merupakan kenikmatan yang terbesar bagi para penghuni Surga.

Jadi ketika kita menyadari keindahan itu sumbernya adalah dari Allahu subhanahu wa ta’ala apakah mungkin kita akan mengambil keindahan dari sesuatu yang di larang oleh dzat yang Maha Indah?? Apakah merupakan keindahan yang abadi bahwa sesuatu itu terlihat indah di mata manusia namun terlarang dalam syariat Islam??

Jawabnya tidak! Karena syaiton akan terus menghiasi segala sesuatu yang terlarang bagi bani Adam, bagi para kaum muslim dan muslimah, agar mereka manusia dapat di sesatkan seperti janjinya dahulu.

Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semuanya..[Shâd/38: 82]

Maka sudah sepatutnya kita berhati-hati terhadap tipu daya syaiton. Dimana wanita muslimah ini sangat rawan dari godaan syaiton. Ketika mereka (wanita) keluar rumah, maka syaiton akan terus menghias-hiasinya untuk menimbulkan fitnah bagi lawan jenisnya. Seperti yang telah di jelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Sabdanya dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu bahwa :

Wanita itu aurat, maka bila ia keluar rumah, setan terus memandanginya (untuk menghias-hiasinya dalam pandangan lelaki sehingga terjadilah fitnah).” (HR. Tirmidzi).

Maka dalam mengenakan busana muslimah, seorang wanita selain harus melihat segi keindahan dalam pandangan seperti model atau jenisnya, namun juga harus berpatokan keindahan yang sesuai dengan hakikat kaindahan itu yaitu keindahan dengan balutan taqwa. Yaitu ketaqwaan kepada Allah dengan melaksanakan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya dalam segala hal termasuk dalam berbusana muslimah.

Allah berfirman dalam al-Qur’an :
Hai anak adam, sesungguhnya kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang baik.” (QS. Al-A’raf: 26)

Jadi mengenakan busana muslimah yang indah itu tidak terlarang. Baik dari bentuk maupun model-modelnya. Tetapi keindahan ini haruslah berlandaskan ketaqwaan, dengan beramal shalih, tidak melanggar syariat Allah subhanahu wa ta’ala.

Dan busana muslim dan muslimah yang berlandaskan ketaqwaan inilah yang seharusnya yang menjadi tren center bagi setiap kaum muslimin. Bukannya malah justru mengikuti tren-tren orang-orang kafir di luar sana yang trennya jika di ikuti maka akan semakin menjauhkan kita dari Agama yang Haq ini dan semakin banyak dari larangan-larangan Allah yang akan kita langgar.

Hendaknya kita menjaga diri dari segala macam budaya dan kebiasaan dari orang-orang di luar Islam yang ingin merusak Islam pelan-pelan dari merusak para wanita muslimah melalui busananya, dimana seorang wanita adalah calon ibu yang kelak akan menjadi sumber pendidikan bagi anak-anaknya.

Maka, ketika wanita muslimah ini dapat di rusak pelan-pelan oleh orang-orang di luar Islam, mudah saja kedepannya untuk merusak benih-benih anak-anak muslim di era berikutnya. Karena anak-anak itu sangat kurang dalam agamanya dan penerapan dalam kehidupannya disebabkan dari awalnya telah di didik oleh ibunya dengan didikan yang telah terkontaminasi dengan budaya rusak dari orang-orang di luar Islam baik dari gaya berbusana maupun yang lainnya.

Kita wajib berhati-hati dan waspada terhadap hal ini. Bagi setiap laki-laki calon bapak, calon orang tua, calon pemimpin dalam rumah tangganya, jangan sampai termasuk orang-orang yang dayuts yang telah di sebutkan Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak akan masuk surga karena  tidak ada rasa cemburu dan membiarkan keluarga, istri dan anak-anaknya berbuat maksiat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa ada :
Tiga gologan yang tidak akan masuk syurga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan dayuts.” (HR. Nasa’i; Hakim, Baihaqi dan Ahmad).

Dayuts ini ditafsirkan dari hadits-hadits lain adalah Seorang kepala rumah tangga yang membiarkan kejelekan atau kerusakan dalam rumah tangganya.

Mari sebagai pemimpin, jangan sampai kita termasuk ke dalam orang-orang yang dayuts. Jngan biarkan keluarga kita terjerumus dalam jurang kemaksiatan. Karena seorang laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Dan setiap pemimpin pasti akan di mintai pertanggung jawaban terhadap apa yang telah ia pimpn, apa yang telah ia lakukan. 

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita” (QS. An Nisaa’ : 34)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda,

“Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya, seorang imam adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya dan seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarga dan akan dimintai tanggungjawab atas kepemimpinannya, dan wanita adalah penanggung jawab terhadap rumah suaminya dan akan dimintai tanggungjawabnya serta pembantu adalah penanggungjawab atas harta benda majikannya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Maka mari bentengi keluarga kita, anak-anak kita dari serbuan tren-tren non muslim yang merusak Islam. Ajarkan agama pada keluarga kita, biasakan keluarga kita untuk dapat menerapakan Syariat Islam dalam diri masing-masing dan agar dapat menularkannya kepada orang lain, dan bersabar di dalamnya. Mudah-mudahan kita selalu di beri taufiq oleh Allah untuk dapat berjalan di jalan yang lurus yang Islam yang benar. Yaitu Islam yang di jalani oleh para Sahabat Rasulullah yang selalu ittiba’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang beramal hanya mengharap ridha Allah subhanahu wa ta’ala dan merekapun telah di ridhoi Allah subhanahu wa ta’ala.

“Dan orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) dari kalangan Muhajirin dan Anshar, serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, mereka kekal abadi di dalamnya. Itulah kesuksesan yang agung.” (At-Taubah: 100)

Mari like fanpage kami di RUMAH BELANJA MUSLIM
Akun facebook kami RUMAH BELANJA WhyLuth 

Read More »

Pakai Busana Muslimah Syar’i?? Siapa Takut!

0 komentar

Jika kita lihat di zaman ini sangat gencar serbuan budaya barat yang masuk kenegeri kita dari berbagai macam model dan gayanya. Dari budaya yang bersifat perayaan seperti perayaan tahun baru masehi, gaya berbusana, gaya berbicara, gaya bergaul, dan yang lainnya. Kini kehidupan masyarakat muslim dan muslimah di sekitar kita sudah mulai mengalami perubahan mode. Adat-adat dan perilaku yang baik di negri kita ini sudah mulai pupus, sampai-sampai kebiasaan dan sunnah dalam Islampun mereka tinggalkan demi mengikuti gaya-gaya budaya tradisi barat.
Saat ini cukup jarang di masyarakat kita yang ketika bertemu dengan saudaranya sesama muslim mereka mengucapkan salam terlebih dahulu, dan malah di kalangan remaja dan pemuda-pemuda muslim yang sangat bangga dengan cap “Gaul” mereka lebih bangga bersapa-sapa ala barat ketimbang mengucapkan salam yang jelas di syariatkan dalam Islam.

Dari segi busana seorang muslim dan muslimah di negeri kita inipun terus mengalami perubahan. Dari busana wanitanya yang semakin hari semakin minim, dan busana untuk prianya pun sangat jarang kita dapati yang mengikuti sunnah tidak Isbal. Dan kebanyakan saudara kita ini merasa bangga dengan hal tersebut. Padahal jika kita menyadarinya, kita sedang diperalat oleh nafsu kita. Kita sedang di peralat dan menjadi target dari musuh-musluh Islam yang berupaya untuk melunturkan syariat Islam pelan-pelan sampaipun seorang muslim mengikuti millah mereka. Nas-alullaha salamatan 'afiyah.

Namun di tengah gempuran budaya-budaya dari luar Islam ini, masih banyak juga saudara-saudara kita seiman yang mereka mulai menyadari akan pentingnya menerapkan syariat Islam dalam kehidupan. Baik dari berperilaku, maupun dalam gaya berbusana bagi seorang muslim maupun muslimah. Karena jika kita mau menyadarinya, dengan kita menerapkan Islam dalam kehidupan ini akan lebih selamat di dunia maupun akhirat.

Mungkin sebagian muslim ataupun muslimah saat menyadari akan pentingnya menerapkan syariat Islam dalam kehidupan khususnya berbusana yang syar’i mendapatkan hambatan-hambatan. Hambatan ini bisa dari dalam maupun luar. Dari dalam misalnya hambatan dari keluarga, saudara, atau yang lainnya, sedangkan dari luar bisa dari tempat kerja, dari lingkungan sekitar, ataupun dari rekan-rekan kita.

Namun itu sebenarnya jika kita cermati dan fikirkan dengan matang-matang sebenarnya bukanlah hambatan yang berarti. Karena syariat Allah itu bagi seorang muslim berada di atas segalanya yang berlandaskan atas kecintaan kepada Allah dan utusan-Nya. Mungkin saat kita ingin berbusana muslimah syar’i kita mendapat cemoohan dari keluarga kita, atau larangan atau sejenisnya. Namun hal ini dapat kita minimalkan dengan pelan – pelan terus menasihati, mendakwahkan Islam memberikan dalil-dalil baik dari al-Qur’an maupun as-Sunnah kepada keluarga kita agar mereka sidikit-sedikit memahami akan syariat ini.

Karena kebnyakan dari orang-orang yang anti atau tidak terlalu sreg dengan busana muslimah ini karena mereka tidak mengetahui dasar syariat dan dalil-dalilnya. Maka dengan menjelaskan secara lembut, sabar dan diatas Ilmu insyaa Allah kita akan mendapat pahala yang berlipat karena kita mampu bersabar di atas Sunnah, dan mendakwahkannya.

Namun ternyata hambatan pun bukan hanya dari dalam lingkungan kita, hal ini juga bisa berasal dari luar, seperti lingkungan kerja, lingkungan rekan kita, atau lingkungan msyarakat sekitar. Terkadang ketika kita ingin berbusana muslimah syar’i ternyata lingkungan kerja kita tidak menginjinkannya karena aturan perusahaan, atau minimal kita akan di jauhi rekan-rekan kerja dan juga mungkin di jauhi oleh lingkungan sekitar.

Misalnya hal ini berkaitan dengan kerjaan yang ini merupakan sumber pendapatan kita sehari-hari yang jika kita meninggalkannya di mungkinkan kita belum memiliki penghasilan yang lain, maka hal ini dapat di upayakan dengan secepatnya mencari pekerjaan yang lain yang di tempat tersebut kita dapat menerapkan syariat Isalam khususnya berbusana muslimah syar’i dan di dalamnya tidak terdapat ikhtilat atau campur baur laki-laki dan perempuan. Mengingat memang sudah umum di negeri kita ini bahwa tempat kerja wanita ini adalah tempat yang sangat tidak aman. Dimana di sana di haruskan mengenakan pakaian yang serba minim, serba full press body yang menampakkan lekuk tubuh, dan lingkungan yang campur baur antara lawan jenis dimana fitnah akan lebih mudah timbul.

Kalaupun kita tidak menemukan perusahaan ataupun tempat kerja yang baik untuk kita, yang menjaga kita dari berbagai macam bahaya maksiat dan lainnya, maka jalan yang bisa di pertimbangkan adalah dengan berwira usaha atau berbisnis. Jalan bisnis ini sangat banyak macamnya. Mengingat dalam hadits yang dhoif di jelaskan jalan bisnis khususnya berdagang ini merupakan Sembilan dari sepuluh pintu rizki. Walupun hadits ini adalah dhoif dan tidak layak di sandarkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam namun bisa jadi kandungannya benar. Maka pintu bisnis dapat di pertimbangkan.

Banyak cara mendapatkan rizki dari berbisnis ini, bisa dengan berdagang seperti menjual busana muslim dan muslimah syar’i, menjadi makelar, membuat uni produksi, membuat kerajinan, menjual jasa seperti privat, membentuk bimbingan belajar, bimbingan mengerjakan PR bagi siswa, membuat pengelolaan barang-barang yang tidak berguna seperti sampah dan lainnya untuk di tingkatkan nilainya seperti di buat perabot, tas, hiasan dan berbagai macam jalan wira usaha yang lain.

Maka dengan ini sedikit demi sedikit pupuslah hambatan untuk berbusana muslimah syar’i. Kini setelah mengetahui ilmunya, mampu menepis dan selamat dari hambatannya, tinggal menerapkan dalam sehari-hari kita untuk berbusana muslimah yang syar’i.

Untuk anda yang ingin mendapatkan berbagai macam model busana muslimah syar’i ini dapat meng ordernya di Rumah Belanja Muslim. Kami menyediakan berbagai model busana muslimah ini. Dari model – model polos sampai dengan model busana muslimah khususnya gamis yang terdapat sedikit hiasan di dalamnya.

Selain menjual dalam jumlah satuan, kami juga menjual busana muslimah syar’i ini dalam jumlah grosir. Dan system ordernyapun bisa di order secara langsung maupun dengan inden atau pre order.

Untuk anda yang ingin mendapatkan busana muslimah dengan harga yang lebih murah, maka anda dapat mengordernya dengan jumlah grosir busana muslimah. Harga busana muslimah ini bisa murah karena kami memberikan potongan harga khusus untuk pembelian grosir busana muslimahnya. Untuk informasi harga, produk dan pemesanan bisa langsung hubungi kontak person kami di no yang tersedia di banner kanan atas. 

Mari Like Fanpage kami di Rumah Belanja Muslim

Read More »

Busana Cantik Muslimah

0 komentar
Cantik. Banyak diantara kaum muslimah yang mencari kata-kata ini dapat bersama dengannya. Banyak diantara kaum wanita muslimah berusaha ingin tampil cantik dengan berbagai gaya dan model busana yang mereka kenakan, dari model busana muslimah yang syar’i sampai yang berkiblat pada mode dan tren.

Selain dengan mengenakan aneka model busana muslimah, aneka make up pun diupayakan dapat menempel rata di seluruh tubuhnya serta wewangian yang semerbak menyebar kesegala penjuru. Upaya – upaya seperti ini merupakan upaya yang banyak di tempuh oleh mayoritas kaum muslimah di zaman ini untuk mempercantik diri, baik wanita muslimah yang masih muda sampai yang sudah cukup usia.

Namun, yang harus diperhatikan sebagai seorang wanita muslimah adalah apakah dengan cara seperti tersebut diatas dapat membuat kita juga dapat menjadi cantik dengan cantik yang sebenarnya? Jika kita lihat secara kasat mata, apakah para wanita muslimah yang terlihat “cantik” dalam pandangan mata juga cantik akhlaqnya?

Maka ini adalah sesuatu yang harus menjadi pertimbangan bagi setiap wanita muslimah yang ingin terlihat cantik. Bahwa, kecantikan itu tidaklah hanya bersumber dari rupa dan tampilan yang menawan yang membuat para pria terpesona dan tertarik untuk berbuat maksiat padanya. Karena cantik yang hakiki adalah cantik yang di balut dengan busana taqwa. Tidaklah suatu busana, ataupun aneka model gamis muslimah kecuali itu akan terlihat cantik baginya jika landasannya adalah ketaqwaan kepada Allah. Tidaklah make up yang dapat mempercantik diri setiap kaum muslimah kecuali jika pemakaiannya sesuai pada tempatnya dan belandaskan pada taqwa kepada Allah.

Dari sini dapat kita lihat bahwa bagi sisapa saja wanita muslimah yang ingin tampil cantik secara lahir maupun batin, cantik di mata dan cantik hakiki, maka dalam setiap apa yang mereka upayakan haruslah berbalut pada busana taqwa. Karena tidaklah sesuatu itu akan terlihat indah dan cantik kecuali itu di dalamnya terdapat unsur taqwa kepada dzat yang Maha Indah.

Tidakkah saudariku muslimah tahu, bahwa Allah Rabb kita memiliki sifat al jamil? Sifat ini diantara sifat-sifat Allah yang tidak terhitung oleh pikiran manusia yang merupakan sifat yang Agung yang seharusnya kita ketahui. Bahwasannya sifat ini adalah sifat Allah yang menunjukkan bahwa Allah itu Maha Indah. Keindaha Allah ini sempurna, dan tidak ada sedikitpun penyerupaan dengan makhluk-Nya.

Hal ini bisa di lihat pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam sebuat hadits yang shahih, dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji debu”. Ada seorang yang bertanya: Sesungguhnya setiap orang suka (memakai) baju yang indah, dan alas kaki yang bagus, (apakah ini termasuk sombong?). Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain” (HR. Muslim).

Setelah kita mengetahui bahwa Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan, maka apakah ada keindahan yang sumbernya dari maksiat kepada Allah. Padahal Allah adalah Maha Indah, dan tidak ada satu mahkluk pun di dunia ini yang menyerupai-Nya. Maka keindahan itu hanyalah milik Allah, dan tidak ada satupun keindahan yang hakiki jika sumbernya bukan dari ketaqwaan keapada-Nya dengan selalu menjalankan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya. Wallahu a’lam.

Jangan lupa, like fanpage kami di : RUMAH BELANJA MUSLIM
Dan mari gabung di akun facebook kami di : RUMAH BELANJA Whyluth

Read More »

Tips Berbusana Muslimah

1 komentar
Tips Model Busana Muslimah
Tidak dipungkiri, bahwa setiap mausia menyukai hal – hal yang indah dan elok di pandang. Dalam segala hal, hampir-hampir harus selalu di pertimbangkan apakah hal itu baik dan indah saat di lakukan. Hal ini berlaku untuk kebiasaan sehari-hari, dari bermuamalah, sampai berpakaian.

Karena dasarnya manusia ini menyukai hal-hal yang baik dan indah, maka begitu juga seorang wanita muslimah. Pada umumya merekapun menyukai hal-hal yang bagus, baik dan indah, baik di pandang maupun di rasa. Mereka memiliki cita rasa yang tinggi. Utamanya dalam hal berpakaian mengenakan busana muslimah. Mereka akan lebih pilih-pilih dalam mengenakan busana muslimah dengan pertimbangan bagus, indah dan keelokan suatu busana.

Hal itu merupakan kewajaran bagi seorang manusia. Yaitu menyukai hal-hal yang baik dan indah. Namun hal ini haruslah di selaraskan kepada ukuran baik dan indah itu sendiri. Kita tahu bahwa Allahlah yang Maha Indah, Allahlah yang memiliki keindahan, maka keindahan dan kebaikan itu pasti datangnya dari Allah. Tidak mungkin sesuatu yang baik itu datangnya dari selain-Nya.

Maka dalam mengenakan busana muslimah haruslah memperhatikan keindahan, keelokan dan kebaikan yang bersumber dari Allah yaitu melalui syariat-Nya. Berikut ini kami berikan beberapa tips berbusana muslimah untuk para akhwat yang menginginkan keindahan dan kebaikan dalam mengenakan model-model busana muslimah.

Tips yang pertama yaitu, busana seorang wanita muslimah haruslah menutupi seluruh tubuh keculi muka dan telapak tangan. Dan termasuk yang harus di tutupi juga adalah telapak kaki, karena ini adalah juga termasuk dalam aurat. Hal ini di sarkan pada firman Allah subahanahu wa ta’ala dalam surat al-Ahzab ayat 59.

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya  ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59).

Dan juga pada firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat an-Nur ayat 31. Dalam surat an-Nur ini dalam kalimat janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya di tafsirkan oleh Ibnu Abbas bahwa yang boleh di tampakkan adalah wajah dan telapak tangan.

Tips yang kedua dalam berbusana muslimah yaitu, sebaiknya busana muslimah bukanlah busana untuk berhias dengan aneka macam hiasan. Hal ini di dasarkan dari firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33). Tabarruj adalah perilaku wanita yang menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang mestinya ditutup karena hal itu dapat menggoda kaum lelaki.

Dan yang perlu di perhatikan disini adalah bahwa jilbab, busana muslimah atau gamis tujuan pemakaiannya adalah untuk menutupi aurat, bukan malah untuk berhias.

Tips yang ketiga dalam berbusana muslimah adalah hendaknya pakaian atau busana muslimah itu tidak tembusa pandang/taransparan dan tipis, serta tidak ketat, sehingga memperlihatkan bentuk tubuh. Hal ini di dasarkan pada hadist :

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim)

Dalam kalimat tebal di atas sudah dapat dipahami bahwa hakikat berpakain tapi telanjang adalah memakai pakaian tapi memperlihatkan bentuk tubuhnya.

Tips yang keempat dari busana muslimah adalah tidak menyerupai busana kaum pria, yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknat kaum lelaki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai lelaki.

Tips yang kelima dari berbusana muslimah adalah hendaknya busana muslimah tidak menyerupai busana orang-orang kafir dari golongan non muslim. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa ”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Tips keenam dari berbusana muslimah yaitu hendaknya dalam busana tersebut tidak mengandung salib, dan makhluk-makhluk bernyawa. Dan banyak hadits yang melarang untuk memampang gambar makhluk bernyawa dalam hal ini.

Kemudian tips ketujuh untuk berbusana muslimah adalah hendaknya busana terbut bukanlah bertujuan untuk mencari ketenaran dan popularitas. Hal ini di dasarkan pada hadits : Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda  “Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Pakaian syuhroh di sini bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kere ataukumuh sehingga terlihat sebagai orang yang zuhud. Kadang pula maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhroh seperti ini terlarang.1

Beberapa tips diatas hendakya di penuhi sebagai syarat-syarat busana muslimah yang syar’i. Dengan mengenakan model busana muslimah yang mencocoki syariat Allah dan tidak mengandung maksiat kepada-Nya maka itulah sumber keindahan yang sesungguhnya.

Jika kita lihat maraknya wanita muslimah saat ini yang mengenakan model busana muslimah yang cenderung ukuran indah dan baiknya adalah pandangan manusia,atau timbangan syahwat. Maka ketahuilah, bahwa hal tersebut bukanlah keindahan yang hakiki. Karena hal ini hanyalah keindahan yang semu yang justru di dalamnya ada kemaksiatan kepada Allah yang Maha indah. Tidak akan muncul keindahan ketika kita melakukannya dengan cara bermaksiat kepada Rabb yang Maha Indah. Allahu a’lam.
                                                
1 Disarikan dari remajaislam.com tentang kriteria pakaian muslimah, dengan sediit perubahan.

Read More »